Selasa, 16 November 2010 09:50 WIB News Share :

Perampok toko emas & nasabah bank ditembak mati, 3 pistol disita

Jakarta – Aparat Satuan Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk 3 pelaku perampokan bersenjata api. Salah satu tersangka bernama Rustam Efendi tewas diterjang peluru polisi.

“Sempat terjadi tembak-menembak antara petugas dengan pelaku karena berusaha berusaha melarikan diri, dia tewas dengan luka tembakan di punggung,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Herri Rudolf Nahak seperti dikutip dari Puskominfo Polda Metro Jaya, Selasa (16/11).

Dua orang tersangka bernama Abi dan Zulkarnaen diamankan petugas. Ketiganya ditangkap di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, pada Senin (15/11) dini hari.

Dari tangan ketiga tersangka, polisi menyita dua pucuk senpi jenis revolver dan satu FN. Hingga kini, polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan tersebut.

Sementara itu, sumber di Polda Metro Jaya mengungkapkan, senjata revolver yang disita dari tersangka adalah asli. “Diduga milik anggota. Ini sedang kita kembangkan,” kata sumber.

Menurut sumber pula, para tersangka pernah melakukan sejumlah perampokan di antaranya perampokan toko emas di Gunung Putri, Bogor. Selain itu, para pelaku pernah melakukan perampokan kepada nasabah bank.

Adapun senpi tersebut diperoleh tersangka Abi dan Zulkarnaen dari tersangka Rustam. “Rustam itu kaptennya, dia orang Lampung. Dia yang menyiapkan senpi,” kata sumber.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…