Selasa, 16 November 2010 19:08 WIB News Share :

Pemkab Sleman gelar doa bersama lintas agama

Sleman–Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan menggelar doa bersama lintas agama dan penggalangan dana kemanusiaan untuk korban bencana letusan Gunung Merapi.

“Doa bersama lintas agama dan penggalangan dana direncanakan digelar pada Kamis, 18 November 2010 pukul 19.30 WIB di Monumen Jogja Kembali (Monjali),” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman Untoro Budiharjo, di Sleman, Selasa.

Menurut dia, musibah meletusnya Gunung Merapi merupakan bencana kemanusiaan yang perlu mendapat perhatian dan dukungan dari semua pihak untuk mengatasinya.

“Hingga saat ini kejadian tersebut telah mengundang simpati dan perhatian dari berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas budaya dan pariwisata yang secara sporadis telah melaksanakan kegiatan kemanusiaan,” katanya.

Selain itu, kata dia, pengungsi yang berjumlah ratusan ribu orang secara spiritual juga memerlukan pendampingan.

“Dengan alasan ini maka kegiatan doa bersama diharapkan dapat membantu menumbuhkan kembali semangat para pengungsi pascabencana letusan Gunung Merapi,” katanya.

Untoro mengatakan kegiatan tersebut akan melibatkan komunitas budaya seperti sekar sedah, bergada prajurit, Dewan Kebudayaan, Pepadi, dan  komunitas  pariwisata seperti HPI, ASITA, PHRI, Java Promo, Dewan Kebudayaan, dan elemen lainnya.

“Selain itu juga akan diundang untuk hadir kepala kepala daerah se Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan instansi di Kabupaten Sleman, perguruan tinggi  yang berjumlah sekitar  500 orang,” katanya.

Ia mengatakan dalam acara tersebut selain pengumpulan dana dari para peserta juga akan diisi dengan macapat oleh Sekar Manunggal Sleman Sembada, renungan dan doa.

“Dengan kegiatan tersebut diharapkan dapat dikumpulkan dana untuk para korban bencana Merapi dengan lebih terkoordinir,” katanya.

Ant/tya

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…