Senin, 15 November 2010 05:35 WIB Sport Share :

Pasoepati penuhi nadzar

Solo (Espos)--Dua orang anggota Pasoepati Ultras memenuhi nadzar mereka dengan berjalan kaki sejauh sekitar 23 km, setelah tim yang didukungnya, Persis Solo tetap bercokol di Divisi Utama.

Salah satu pentolan Ultras, Iwan mengatakan dua orang rekannya yakni Fajar Cuplis dan Wahyu D berjalan kaki dari Kartasura, Monumen Kebangkitan Nasional di Penumping, Mes Persis dan Balai Persis PP.

“Dua teman kami tadi dikawal tujuh anggota Ultras lainnya. Selain di Solo, dua anggota Pasoepati Jakarta yakni Toni dan Pakde Dejan dalam waktu bersamaan juga mengelilingi Monas di Jakarta,” kata Iwan, Minggu (14/11).

Jalan kaki dua rekannya di Solo itu dimulai dari Karatasura pukul 08.00 WIB dan berakhir di Kartasura lagi pukul 18.00 WIB. Mereka sempat menemui sejumlah pemain Persis di mes dan disambut sejumlah pemain yang Minggu kemarin tidak mudik.

ian

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…