Senin, 15 November 2010 09:05 WIB News Share :

Merapi tertutup kabut pagi ini

Jogjakarta–Gunung Merapi mengawali hari ini dengan aktifitas yang relatif stabil. Namun secara visual, terutama dari arah selatan, gunung ini tidak dapat dipantau secara langsung karena tertutup kabut.

Berdasarkan data seismograf Balai Penyelidikan dan Pengembangan Kegunungapian (BPPTK) dari pukul 00.00-06.00 WIB, tidak terjadi awan panas. Gempa vulkanik terjadi empat kali.

Selain itu tremor beruntun terus terjadi. Untuk sejauh ini belum tercatat adanya gempa tektonik.

Pantauan, Senin (15/11), secara visual Merapi samar terlihat pagi ini. Berdasarkan pantaua di Berbah, Sleman, badan gunung tidak dapat terlihat karena awan mendung. Sedangkan di puncak gunung terlihat secara samar awan membumbung ke arah barat.

Kabut yang menyelimuti Merapi pagi ini juga menyulitkan petugas pengamatan di sejumlah pos. Mereka tidak mendapatkan pemandangan yang sempurna pada gunung paling aktif di Indonesia ini.

“Merapi terpantau agak samar karena tertutup kabut,” ujar Naryo, petugas pengamatan dari pos Medari Sleman, via handytalky di frekuensi 149.070.

Ada pun sampai berita ini diturunkan belum ada laporan adanya hujan di lereng Merapi. Hujan tersebut tentunya diwaspadai karena berpotensi menambah debit air untuk sungai-sungai yang berhulu di gunung ini.

“Belum ada laporan adanya hujan. Mari kita pantau bersama,” terang petugas piket BPPTK Nartono.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

KUALIFIKASI PIALA ASIA U-19
Menuju Korea, Timnas Bakal Adaptasi Cuaca

Kualifikasi Piala Asia U-19 bakal diikuti Timnas Indonesia. Solopos.com, CIKARANG – Timnas Indonesia U-19 akan melakoni ajang kualifikasi Piala Asia U-19 2018 di Korea Selatan (Korsel). Mereka pun melakukan berbagai persiapan demi meraih hasil positif di fase tersebut. Babak kualifikasi…