Senin, 15 November 2010 21:03 WIB News Share :

Kecam penyiksaan Sumiati, Pemerintah RI panggil Dubes Arab Saudi

Jakarta--Pemerintah RI telah memanggil Dubes Arab Saudi Abdurrahman ohammad Amen Al-Khayyath terkait penganiayaan WNI Sumiati binti Salan Mustafa di Madinah.

Pemerintah juga mengutuk keras penganiayaan tersebut.

“Langkah diplomatik diambil Kemlu dengan memanggil Dubes Arab Saudi di Jakarta ke Kemlu untuk menyampaikan sikap pemerintah Indonesia,” ucap Jubir Kemlu, Michael Tene seperti dilansir detikcom, Senin (15/11).

Dalam pertemuan itu, Pemerintah menyampaikan sikap resmi mereka kepada Arab Saudi terkait dianiayanya WNI mereka. RI mengecam keras perilaku yang dialami oleh Sumiati.

Pemerintah akan mendesak Arab Saudi agar majikan Sumiati diproses secara hukum. Pemerintah juga akan memastikan Sumiati mendapat perawatan yang maksimal selama dirawat di RS King Fahd.

“KJRI meminta seorang dokter untuk secara khusus memantau kondisi yang bersangkutan,” tegas Tene.

Pihak KJRI Jeddah telah melihat secara langsung kondisi TKW asal NTB itu di rumah sakit. Kondisi Sumiati sendiri, lanjut Tene, sangat mengkhawatirkan.

“Kondisi fisik prihatinkan, luka-luka di bibir dan berbagai bagian tubuh,” tutupnya.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…