Senin, 15 November 2010 20:53 WIB Karanganyar Share :

Dinilai cacat hukum, Handoko bakal dibebaskan

Karanganyar (Espos)–Penahanan terdakwa kasus dugaan korupsi proyek pembangunan perumahan bersubsidi Griya Lawu Asri (GLA) Handoko Mulyono dinilai cacat hukum.

Handoko bakal dibebaskan dari tahanan menyusul turunnya jawaban dari Mahkamah Agung (MA) terkait penahanan Handoko yang dinilai cacat hukum dan melanggar aturan.

Kuasa hukum Handoko Mulyono, Yuri Warmanto ketika dijumpai wartawan di Karanganyar, Senin (15/11) mengatakan proses penahanan kliennya tidak sesuai dengan aturan yang ada.

Di mana, lanjut dia, penahanan Handoko menyalahi pasal 29 ayat 6 KUHAP yang mestinya hanya dikenakan waktu penahanan 60 hari.

Namun yang terjadi, Handoko justru dijatuhi pasal 29 sebanyak dua kali, yakni di tingkat penyidikan Kejaksaan Tinggi (Kejakti) Jateng dan proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar.

“Sehingga Handoko menjalani masa penahanan selama 120 hari. Dan ini melanggar pasal 29 ayat 6 KUHAP,” tegasnya.

isw

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…