Senin, 15 November 2010 08:35 WIB News Share :

Boediono tinjau transportasi KA bawah tanah di Tokyo

Tokyo–Setelah menghadiri penutupan KTT APEC di Yokohama, hari kedua Wakil Presiden Boediono di Jepang akan diisi oleh sejumlah agenda. Wapres akan menyempatkan diri melihat-lihat sistem transportasi kereta api (KA) bawah tanah di Tokyo.

Menurut informasi yang diperoleh, Boediono akan mengunjungi Underground Metropolitan Expressway, Tokyo, pada pukul 13.55 waktu setempat, Senin (15/11). Boediono akan berada di lokasi tersebut selama dua jam.

Sebelum itu, pada pukul 10.00, Boediono akan mengadakan pertemuan dengan Keidanren, sebuah federasi bisnis di Jepang. Pertemuan akan berlangsung di hotel The Prince Park Tower, Tokyo.

Masih di hotel yang sama, Bodiono akan bertemu dengan Presiden Japan International Cooperation Agency (JICA). JICA adalah pihak yang memberikan pinjaman untuk pembangunan Mass Rapid Transit (MRT), sebuah transportasi baru yang akan dibangun di Metropolitan Jakarta.

Acara itu digelar pukul 10.30. Setelah itu, Wapres akan bertatap muka dengan pejabat dari Japan Bank fot International Cooperation (JBIC).

Agenda Boediono hari ini di Jepang akan ditutup dengan melakukan kunjungan kehormatan kepada Perdana Menteri Jepang HE Naoto Kan. Boediono sempat bersama-sama dengan Naoto dalam acara penutupan KTT APEC di Yokohama, kemarin.

Wapres berkunjung ke Jepang dalam rangka menghadiri penutupan KTT APEC ke-21 yang dihelat di Yokohama. Ia menggantikan keikutsertaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang harus kembali lebih cepat untuk memantau penanganan bencana di tanah air.

Wapres bersama Ibu Herawati dan rombongan mendarat di Bandara Narita, 60 Km dari Yokohama, pada pukul 09.16 waktu setempat, Minggu (14/11). Ia dijadwalkan berada di Jepang hingga Rabu 17 November mendatang.

dtc/tiw

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…