Senin, 15 November 2010 08:48 WIB Sport Share :

Alonso gagal gabung Lorenzo & Nadal

Getty ImagesJakarta–2010 menjadi tahun spesial untuk sejumlah olahragawan Spanyol. Sayangnya, tidak demikian dengan Fernando Alonso yang gagal meraih gelar juara dunia ketiganya di lintasan F1.

Dunia olahraga di tahun 2010 banyak diisi sejumlah nama atlet asal ‘negeri Matador’, Spanyol. Dari sepakbola, misalnya. Baru musim panas lalu timnas Spanyol memastikan diri menjadi kampiun Piala Dunia 2010.

Kesuksesan itu melengkapi predikat mereka sebagai jawara Eropa yang diraih dua tahun lalu. Capaian pada tahun 2010 ini sekaligus membuat tujuh pemain timnas Spanyol masuk ke dalam nominasi peraih Ballon d’Or FIFA.

Di dunia tenis, Spanyol juga berbangga diri karena punya Rafael Nadal. Aksi-aksinya di lapangan di tahun 2010 sudah berbuah tiga, dari total empat, gelar juara di Grand Slam. Sejumlah rekor-rekor pun ia catatkan seraya merengkuh rangking 1 dunia.

Alberto Contador juga mengharumkan nama Spanyol berkat kayuhan kakinya di atas sepeda. Pada tahun ini Contador berhasil mempertahankan gelar di Tour de France, memperpanjang dominasinya di sana.

Sementara dalam olahraga otomotif, dua nama terbesar muncul. Selain Carlos Sainz yang memenangi Reli Dakar juga ada Jorge Lorenzo yang jadi kampiun MotoGP untuk kali pertama semenjak berlaga di kelas primer dari tahun 2008.

Fernando Alonso, juara dunia dua kali di F1, sebenarnya sempat memiliki peluang bergabung dengan rekan-rekannya tersebut untuk semakin menebalkan dominasi Spanyol di dunia olahraga. Namun, ia gagal melakukannya.

Menuju GP Abu Dhabi, Minggu (14/12) malam WIB, dengan berstatus pemuncak klasemen sementara yang memenangi tiga dari lima seri terakhir, Alonso lantas malah cuma bisa finis di posisi tujuh. Walhasil, ia pun hanya mengakhiri musim di peringkat dua klasemen akhir di bawah Sebastian Vettel asal Jerman.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…