Minggu, 14 November 2010 10:13 WIB Hukum Share :

Warga Kemayoran tewas dengan pisau tertancap di perut

Surabaya–Warga Jalan Kemayoran I Surabaya geger ditemukannya salah satu warga yang teas. Korban bernama Silvy Yulia,39, di rumahnya No 66. Silvy tewas dengan pisau masih menancap di perutnya.

Silvy diduga menjadi korban pembunuhan suaminya sendiri, Santoso Weenario ,48. “Tadi pagi Jang (panggilan Santoso) melapor ke ibu kalau istrinya telah tewas,” kata Tanti, anak Ketua RT III RW II Kelurahan Kemayoran kepada wartawan di Jalan Kemayoran Baru I, Minggu (14/11).

Setelah itu ibu RT, Winarti melaporkan ke suaminya, Amari. Amari pun melaporkan kejadian itu ke polisi. Saat masuk ke dalam rumah, tubuh Silvy dalam keadaan telanjang, badan di atas tempat tidur, namun kakinya menjuntai ke bawah. Di perutnya masih tertancap pisau yang hanya terlihat gagangnya saja.

Sedangkan paha Silvy penuh luka dan saat kepalanya diangkat terlihat ada darah di belakangnya. Jasad korban pun dievakuasi ke kamar mayat RSU dr Soetomo. Dan polisi Polrestabes Surabaya melakukan olah TKP, sedangkan suami korban diperiksa di Polsek Krembangan.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…