Minggu, 14 November 2010 19:42 WIB Karanganyar Share :

Warga keluhkan jalan rusak

Karanganyar (Espos)–Warga Bumi Intanpari mengeluhkan kondisi jalan di wilayah Karanganyar yang kian memrihatinkan.

Sedikitnya 600 kilometer (km) jalan di wilayah Kabupaten Karanganyar dalam kondisi rusak. Kerusakan paling parah terjadi pada jalan-jalan kampung yang menghubungkan satu desa dengan desa lainnya.

Bahkan sebagai aksi protes lantaran tak kunjung mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat, warga ramai-ramai memasang berbagai atribut di sekitar jalan yang rusak.

Sejumlah warga yang ditemui Espos di lapangan, Minggu (14/11), menuturkan kerusakan jalan sudah berulang kali dilaporkan kepada aparat desa setempat. Namun hingga kini tidak pernah ada tanggapan apapun.

“Kami sudah berulang kali lapor ke desa. Tidak hanya itu surat ke Pemkab pun telah kami kirimkan. Tapi sampai sekarang belum ada jawaban,” ujar salah satu warga Ngringo, Haryanto.

Menurut dia, warga bahkan sudah mencoba menambal jalan yang berlubang dengan adukan semen. Namun lantaran musim penghujan tambalan semen pun tidak kuat dan akhirnya berlubang kembali. Atas kondisi ini, dia menuturkan tidak sedikit pengguna jalan yang melintas di kawasan ini sering terjatuh karena menghindari lubang.

“Makanya supaya tidak ada korban kami pasang tulisan dan papan yang intinya meminta pengendara untuk berhati-hati,”  katanya.

isw

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…