Minggu, 14 November 2010 02:11 WIB Boyolali Share :

Pengungsi akan mendapatkan bantuan Jadup selama 2 pekan

Boyolali (Espos)–Asisten III Setda Boyolali dr Syamsudin MKes Sabtu (13/11) mengatakan, jika nantinya kondisi Merapi kembali normal, nantinya para pengungsi akan memperoleh jaminan hidup atau Jadup selama dua pekan. Setelah itu, dilanjutkan life saving.

“Dengan bantuan itu diharapkan para pengungsi bisa hidup survival,” papar dia.

Selain itu, jelas Syamsudin, Pemkab kembali mendistribusikan bantuan logistik bagi para pengungsi di Kecamatan Musuk, yakni Desa Sangup, Mriyan dan Cluntang.

“Bantuan itu juga sama seperti yang diberikan kepada warga di Kecamatan Selo, yakni Jrakah, Klakah dan Tlogolele,” tandas dia.

Syamsudin menambahkan hingga saat ini masih terdapat 68 orang pengungsi yang masih menjalani rawat inap di RSU Pandanarang Boyolali, akibat penyakit terkait dampak erupsi Merapi.

“Jumlah itu mengalami penurunan. Pasalnya, sejak Sabtu (30/10), jumlah pengungsi yang menjalani rawat inap mencapai 320 orang pengungsi,” jelas dia.

fid

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…