BBC BBC
Minggu, 14 November 2010 08:23 WIB Sport Share :

Haye TKO Harrison dalam tiga ronde

BBC

BBC

Jakarta--David Haye sukses mempertahankan sabuk gelar juara dunia tinju kelas berat versi WBA. Haye mempertahankannya dengan menang TKO atas Audley Harrison di ronde ketiga.

Bertarung di Manchester Evening News (MEN) Arena, Manchester, Minggu (14/11) dinihari WIB, Haye terlalu tangguh untuk ditandingi oleh Harrison.

Di ronde pertama, pertarungan berjalan membosankan. Haye sempat melepas satu pukulan pendek yang keras tapi meleset. Setelah itu, jab-jab Haye terus mencecar Harrison.

Harrison sendiri terlihat gentar melihat pergerakan Haye dan berusaha menjaga jarak. Dilaporkan BBC, para penonton di tepi ring yang merasa kecewa dengan pasifnya kedua petinju mengeluarkan suara cemoohan.

Haye mengambil inisiatif menyerang di awal ronde kedua. Tapi tetap tidak ada pukulan keras dari kedua petinju sehingga memancing cemoohan penonton bergaung kian kencang.

Wasit mendekati kedua petinju dan meminta mereka memukul. Haye kemudian melepaskan beberapa pukulan yang mendarat di sarung tinju Harrison. Harrison masih terus saja pasif menunggu diserang.

Selepas satu menit ronde ketiga berjalan, Haye menyerang dengan cepat dan kuat. Harrison terpukul jatuh, tapi sanggup bangun saat hitungan kedelapan.

Setelah Harrison bangun, Haye kembali mencecar. Dengan superior, Haye memojokkan Harrison dan terus menghujaninya dengan pukulan. Wasit menghentikan pertarungan dan Haye dinyatakan menang TKO.

Kemenangan ini membuat sabuk juara dunia kelas berat WBA yang telah dikuasai sejak November tahun lalu pun sukses ia pertahankan. Haye, 30 tahun, mempertajam rekor bertandingnya jadi 26 kali main, 25 menang (23 KO) dan sekali kalah.

Sementara buat Harrison, 39 tahun, ini merupakan kekalahan kelima sepanjang karirnya. Dari 32 kali naik ring, pemenang medali emas Olimpiade 2000 itu menang 27 kali (20 KO).

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…