Minggu, 14 November 2010 18:53 WIB News Share :

"Gajah Borobudur" ikut "ngungsi"

Magelang--Lima ekor gajah wisata milik PT Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) dievakuasi ke Kebun Binatang Gembira Loka Jogja untuk mencegah penyakit terhadap binatang itu akibat abu vulkanik Gunung Merapi.

“Selama dua hari ini kami evakuasi gajah itu ke Gembira Loka Jogja,” kata Kepala Unit TWCB, Pujo Suwarno, di Borobudur, Minggu (14/11).

Ia mengakui petugas cukup sulit mengevakuasi lima gajah tersebut sehingga membutuhkan waktu hingga dua hari mengangkut mereka dengan menggunakan truk.

Lima gajah milik TWCB adalah Moli, 32, Shela, 30, Bona, 28, Lisi, 25, dan Eca, 20. Tiga ekor dibawa ke Yogyakarta pada Sabtu (13/11) yakni Moli, Shela, dan Eca, sedangkan dua lainnya Bona dan Lisi pada Minggu.

Ia menjelaskan, kualitas udara yang turun di kawasan TWCB akibat hujan abu dampak letusan Merapi membuat pihaknya memutuskan mengevakuasi gajah tersebut.

Meskipun beberapa hari terakhir tidak terjadi lagi hujan abu vulkanik, imbuh dia, abu masih beterbangan di berbagai tempat di taman itu.

Ia menjelaskan, evakuasi gajah itu untuk mencegah binatang itu mengalami iritasi mata dan radang tenggorokan.

Jika gajah mengalami radang, katanya, butuh waktu cukup lama untuk pengobatannya karena belalainya panjang.

“Hingga saat ini kondisinya masih sehat, kami mengantisipasi jangan sampai sakit,” lanjutnya.

ant/nad

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…