Minggu, 14 November 2010 20:47 WIB News Share :

Debit air Kali Code terus naik, warga mulai cemas

Jogja–Hujan lebat yang mengguyur Jogja dan sekitarnya menyebabkan debit air di kali Code mulai tinggi.

Warga yang tinggal di sekitar kali yang membelah Kota Jogja ini pun mulai cemas karena air hampir meluap.

Pantauan detikcom di jembatan Kewek, Kampung Ledok Tukangan, Yogyakarta, Minggu (14/11), ketinggian air tinggal seperempat meter dari tanggul yang telah dibuat warga.

Warga telah bersiap-siap mengantisipasi adanya luapan air. Mereka siap meninggikan tanggul dengan karung-karung pasir, jika air bertambah tinggi.

“Kita jaga-jaga saja. Takutnya nanti air meluap,” ujar seorang warga setempat, Warji.

Sepekan lalu, warga sebenarnya sudah mendirikan tanggul dengan menumpuk karung berisi pasir setinggi tiga tingkat. Namun malam ini mereka siap menambahkan ketinggian tanggul jika air bertambah tinggi.

Aliran kali Code mengalir begitu deras, hingga menimbulkan suara gemuruh di sekitar bantaran kali. Warga pun berusaha memantau ketinggian air dari Jembatan Kewek, Sayidan dan Gondolayu.

Hujan deras yang mengguyur Jogja juga menimbulkan genangan air di sejumlah titik. Antara lain di depan Ambarukmo Plaza, Jl Adisutjipto, Jl Jenderal Sudirman dan sekitar Ring Road.

Hujan deras turun semenjak sore tadi dan baru berhenti sekitar pukul 18.30 WIB.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…