Sabtu, 13 November 2010 19:57 WIB News Share :

Penngiriman paket ke Yogyakarta dihentikan sementara waktu

Pekalongan–Kantor Pos Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menghentikan sementara waktu pengiriman paket dan wesel ke Yogyakarta terkait dengan masih meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Merapi.

“Pengiriman paket dan wesel ke Yogyakarta, terpaksa kami hentikan sementara sampai menunggu kondisi aman atau aktivitas Gunung Merapi mereda,” kata Manajer Pemasaran Kantor Pos Kota Pekalongan, Bambang Tingharto, di Pekalongan, Sabtu.

Ia mengatakan, meskipun sejumlah kantor pos divisi regional di Jawa Tengah dan Yogyakarta sementara ada yang ditutup, hal itu tidak memengaruhi pendapatan dari pengiriman paket dan uang di kantor pos setempat.

“Kendati pengiriman paket dan wesel ke Yogyakarta kami hentikan sementara, pengiriman wesel dan paket ke daerah lain justru mengalami peningkatan,” katanya.

Ia mengatakan, jumlah pengiriman paket di Kantor Pos Kota Pekalongan pada dua pekan November 2010 mengalami peningkatan hingga 40 persen jika dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Jumlah pengiriman paket dan wasel, katanya, saat ini mampu mencapai 5.000 pengiriman atau meningkat jika dibandingkan dengan sebelumnya yang hanya sekitar 2.500.

“Namun, yang paling menonjol adalah dari pengiriman wesel yang mampu meningkat hingga 100 persen. Peningkatan pengiriman paket ini terjadi untuk daerah Indonesia bagian timur,” katanya.

Ia mengatakan, pengiriman paket dan wesel ke Yogyakarta akan dibuka kembali setelah kondisi di Yogyakarta dan Magelang tidak berbahaya bagi keselamatan jiwa.

“Saat ini memang kami hentikan sementara dan akan dibuka kembali setelah aktivitas Gunung Merapi mereda,” katanya.

Ant

lowongan pekerjaan
STAFF SURVEY,MARKETING,SPG,SPB, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…