Sabtu, 13 November 2010 00:19 WIB Klaten Share :

Pengungsi berangsur-angsur tinggalkan pengungsian

Klaten (Espos) –– Para pengungsi akibat erupsi Gunung Merapi di wilayah Kabupaten Klaten mulai berangsur-angsur meninggalkan tempat pengungsian menuju rumah mereka.

Terhitung sejak Jumat (12/11) kemarin, penyusutan jumlah pengungsi mencapai 6000-an jiwa.

“Sehari sebelumnya jumlah pengungsi adalah 113 ribuan jiwa, sekarang tinggal 107.079 jiwa yang tersebar di 313 tempat pengungsian,” kata Koordinator Lapangan dan Penanggungjawab Posko Induk Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Merapi Klaten Joko Roekminto kepada Espos di Pemkab Klaten, Jumat (12/11).

Menurut Joko, kepulangan warga pengungsi  ke kampungnya, murni karena merasa di kampungnya sudah aman. Sebab, dalam beberapa hari terakhir ini Merapi cenderung kalem dan tak menebar ancaman bagi masyarakat Klaten dan sekitarnya.

“Mereka pulang sendiri-sendiri. Maksudnya tidak ada instruksi dari kami. Dan kami tak bisa mencegahnya,” lanjutnya.

Warga pengungsian yang memilih pulang, menurut Joko, adalah warga yang tidak terkena dampak langsung erupsi Merapi. Mereka adalah warga yang berdomisili di luar Kawasan Rawan Bencana (KRB) atau di luar radius 20 Km dari Merapi.

asa

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…