Sabtu, 13 November 2010 06:35 WIB Haji Share :

Menag pamer seragam batik haji

Mekah-Seragam jemaah haji tahun 2011 mendatang dipastikan akan memakai batik.

Menteri Agama yang sekaligus Amirul Haj, Suryadharma memamerkan seragam batik tersebut untuk kali pertamanya di hadapan para petugas haji Indonesia.

Seragam batik haji itu diperlihatkan Suryadharma dalam acara taaruf dengan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Balai Pertemuan Jabal Nur, Mekah, Jumat (11/11) sekitar pukul 21.00  waktu Arab Saudi atau Sabtu (12/11/2010) pagi.

Seragam batik tersebut berwarna dasar hijau dengan motif batik warna ungu. Selain dikenakan Menag, seragam baru tersebut juga dikenakan sejumlah petinggi PPIH seperti Kadaker Mekah, Kadaker Madinah dan Kadaker Jeddah dan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Gatot Abdullah Mansyur.

Suryadharma menyatakan seragam dengan motif batik itu dipilih untuk lebih menonjolkan ciri khas Indonesia sehingga lebih memudahkan untuk mengenali jemaah di Tanah Suci.

“Identitas kita ingin menonjol di Tanah Suci salah satunya adalah dengan batik seperti yang saya pakai,” kata Suryadharma dalam sambutan taaruf.

Seragam batik tersebut akan diproduksi oleh Usaha Kecil Menengah (UKM) bukan perusahaan besar. Sebenarnya seragam batik itu direncanakan untuk dipakai jemaah haji tahun 2010 ini. Namun karena waktunya mepet UKM tidak sanggup mengerjakannya.

“Bagus? Insya Allah tahun depan batik seperti ini. Bayangkan tahun depan makin kelihatan Mekah jadi kampungnya Indonesia,” ujar Menag.

Taaruf diikuti semua petugas haji baik yang bertugas di Madinah, Mekah maupun Jeddah. Hadir pula dalam acara tersebut Nakib Amirul Haj Hasyim Muzadi dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ahmad Zainudin

dtc/nad

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…