Sabtu, 13 November 2010 15:28 WIB Haji Share :

Menag akui belum bisa pecahkan problem jemaah 'sandal jepit'

Mekah–Jemaah haji nonkuota atau juga populer dengan sebutan jemaah sandal jepit tahun ini jumlahnya menembus angka 3 ribu orang.

Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mengakui belum bisa memecahkan problem jemaah sandal jepit tersebut.

“Ya ini salah satu problem yang belum bisa terpecahkan,” kata Suryadharma usai taaruf dengan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Balai Pertemuan Jabal Nur, Mekah, Sabtu (13/11).

Suryadharma mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menekan peningkatan jemaah haji sandal jepit.

Tapi ternyata tahun ini jumlahnya tetap tembus juga 3 ribu orang tidak jauh beda dengan 2009 lalu yang jumlahnya 3 ribu lebih.

Suryadharma berharap jemaah sandal jepit tidak terlantar dan bisa melaksanakan semua proses ibadah haji dengan baik.

“Walaupun nonkuota, saya berharap tidak ada yang terlantar di sini. Semuanya bisa berangkat ke mari kemudian bisa melaksanakan haji dengan baik, bisa pulang ke Tanah Air dengan tepat waktu pula,” ucap Suryadharma.

Jemaah sandal japit, sebelumnya, terlantar 5-8 jam di Bandara King Abdul Aziz Jeddah karena tidak ada yang menjemput dan mengurus di Bandara.

Mereka kebanyakan tidak tahu menjadi jemaah nonkuota karena sudah membayar sekitar Rp 50-60 juta dan mengira menjadi jemaah ONH.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…