Sabtu, 13 November 2010 12:06 WIB News Share :

Mahfud MD
Gayus harus dimiskinkan dan dihukum berat

Jakarta--Tingkah terdakwa mafia pajak, Gayus Tambunan yang gemar menyuap, membuat banyak orang gemas dan geram.

Tak terkecuali Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. Gayus pun harus dimiskinkan.

“Padahal puluhan juta orang dimiskinkan karena dia. Makanya dia juga harus dimiskinkan dan dihukum berat,” ucap Mahfud dalam diskusi di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta, Sabtu (13/11).

Hal yang sama, lanjut Mahfud harus diberlakukan juga untuk polisi yang membantu meloloskan Gayus. Sebab orang-orang itu telah merusak tatanan hukum dan melakukannya dengan seolah tanpa dosa.

Menurut Mahfud, aparat yang meloloskan Gayus harus diancam dengan hukuman pidana seumur hidup.

“Ancaman hukuman pidananya seumur hidup, kalau bisa lebih dari seumur hidup,” imbuh Mahfud.

Mahfud juga mengapresiasi tindakan Kapolri yang berani menindak sembilan petugas Rutan Brimob. “Memang perlu tindakan ke dalam juga,” lanjutnya.

Mabes Polri telah menahan 9 polisi penjaga Rutan Mako Brimob terkait keluarnya Gayus dari tahanan. Kepala Rutan tersebut, Kompol Iwan Siswanto, mengaku menerima Rp 50-60 juta dari Gayus. Sedangkan anak buahnya kecipratan Rp 5-6 juta. Uang mengalir sejak Gayus keluar masuk sel mulai Juli 2010.

Foto mirip Gayus yang sedang menonton tenis di Bali pada Jumat (5/11) juga kian menambah heboh. Saat itu seorang pria yang mirip Gayus tertangkap kamera tengah menonton pertandingan. Namun Gayus membantah.

Kini ada lagi foto mirip Gayus dengan seorang perempuan yang mirip Milana Anggraeini, istri Gayus Tambunan. Perempuan ini duduk tepat di belakang pria mirip Gayus Tambunan.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…