Sabtu, 13 November 2010 23:20 WIB Solo Share :

DPP akan gelar pertemuan dengan PKL

Solo (Espos)--Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) akan menggelar pertemuan dengan PKL Ronggowarsito terkait dengan rencana relokasi. Kepala DPP, Subagiyo, mengatakan, pedagang saat ini belum bisa menerima keputusan Pemkot, untuk solusinya perlu ada pertemuan antara DPP dan PKL.

“Sementara ini, rencana relokasi tersebut kami tangguhkan. Pekan depan kami berencana mengadakan pertemuan dengan PKL untuk mencari solusinya,” terangnya saat dihubungi Espos, Sabtu (13/11).

Awalnya, lanjut dia, kami berencana untuk merelokasi PKL ke beberapa pasar. “Mungkin, mereka melakukan protes karena mereka tidak biasa berjualan di pasar. Maka kami perlu mengadakan pertemuan lagi,” jelasnya.

Ia menambahkan, DPP ingin program tetap berjalan dan pedagang juga terakomodir. “Sehingga mereka dalam berjualan juga bisa tetap laku,” imbuh Subagiyo.

Ketua Paguyuban PKL Ronggowarsito, Suyadi, mengatakan PKL datang ke DPRD untuk meminta pertolongan untuk menyelesaikan permasalahan. “DPRD mau membantu kami untuk berkoordinasi dengan Pemkot. Tetapi mereka mengimbau pada kami untuk menurunkan spanduk dan tulisan yang membuat provokasi,” ungkapnya saat ditemui wartawan, Sabtu (13/11).

Ia menambahkan, jika Pemkot hanya menata PKl agar terlihat rapi, PKL tidak mempermasalahkan asalkan jangan merelokasi ke tempat lain. “Pelanggan kami kebanyakan dari daerah sekitar Jl Ronggowarsito. Jika kami pindah, maka kami harus cari pelanggan yang baru. Dan itu tidak mudah,” jelasnya.

Jika Pemkot akan mengadakan pertemuan kembali dengan PKL untuk menyelesaikan masalah tersebut, ia mengaku siap. “Kami disini bertahan bukan karena tidak mau menaati aturan Pemkot. Jika Pemkot ingin membuat taman di JL Ronggowarsito, kami tidak merasa keberatan. Hanya, kami ingin Pemkot tidak melakukan relokasi,” kata pria yang berasal dari Kelurahan Semanggi, Pasar kliwon ini.

m91

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…