Sabtu, 13 November 2010 20:31 WIB Klaten Share :

Ditinggal ngungsi, 6 ekor sapi milik warga Sidorejo mati kelaparan

Klaten (Espos)--Sebanyak enam ekor sapi di Desa Tegalmulyo Kecamatan Kemalang, Klaten ditemukan mati akibat kelaparan lantaran ditinggal mengungsi pemiliknya.

Sementara itu dua ekor sapi lainnya juga ditemukan mati di lokasi pengungsian ternak di tanah milik PT Puspita, Karangnongko masing-masing karena keracunan dan sakit pada Jumat (12/11).

“Sapi milik Pak Sarno, warga Desa Sidorejo mati karena keracunan ubi. Sementara sapi milik Pak Wito, juga warga Desa Sidorejo mati karena sakit di pengungsian setelah beberapa hari tidak terurus selama berada di rumah,” tandas Mantri Ternak Kecamatan Kemalang, Suhardji saat ditemui wartawan di Posko pengungsian ternak PT Puspita, Karangnongko, Sabtu (13/11).

Keenam sapi yang mati kelaparan itu ditinggal di rumah oleh pemiliknya sejak akhir Oktober lalu. Diakuinya, memang tidak semua warga bersedia mengevakuasi ternak mereka ke lokasi pengungsian. Akibatnya, nyawa ternak-ternak itu tidak bisa diselamatkan akibat kelaparan.

“Kami sudah berulangkali mengajak warga untuk mengevakuasi ternak mereka. Tetapi mereka ngeyel tidak mau mengevakuasinya. Kalau sudah begini, mereka sendiri yang menanggung risikonya,” tukas Suhardji.

mkd

lowongan pekerjaan
dr. NORMA AESTHETIC CLINIC, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…