Jumat, 12 November 2010 05:05 WIB Sport Share :

Taekwondin Solo hanya rebut satu emas

Solo (Espos)--Kontingen taekwondo Kota Solo hanya mampu membawa satu medali emas, satu perak dan satu perunggu saat tampil dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar (Popda) tingkat SMP Jateng 2010 di BP IJKJUR, Selasa-Rabu (9-10/11).

Perolehan ini terbilang merosot dibandingkan pencapaian yang dicapai atlet Solo pada ajang serupa dua tahun lalu.

“Saat Popda 2008 lalu, kami berhasil menggondol empat emas, satu perak dan satu perunggu. Namun kali ini pencapaian kami menurun drastis,” ungkap Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabidbinpres) Taekwondo Indonesia (TI) Kota Solo, Ali Solikhin kepada Espos, Kamis (11/11).

Namun, meski hanya meraih tiga medali, Ali, mengaku puas dengan kinerja para taekwondoinnya. Pasalnya dalam ajang tahunan bagi pelajar tersebut, tim Solo hanya menurunkan tiga atlet, berbeda dengan dua tahun lalu yang tampil dengan enam petarung.

“Raihan ini sudah sesuai target. Pasalnya sejak awal kami menargetkan satu emas. Tiga atlet tersebut sudah tampil maksimal mengatasi dominasi para atlet tuan rumah,” imbuh Ali.

Pundi-pundi medali kontingen Kota Bengawan diraih dari Raya Sukma Adam yang turun di kategori poomase perseorangan putra, sedangkan perak diraih Kasma Panji Aryayudha di nomor kyorugi kelas -35 kg dan perunggu dari Revina Oktavenia Anggadewi dari poomase perorangan putri.

m89

lowongan pekerjaan
PT. SO GOOD FOOD, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…