Jumat, 12 November 2010 23:32 WIB Sragen Share :

Sejumlah desa di Sragen galang dana sumbang korban Merapi

Sragen (Espos)--Sejumlah pemerintah desa (Pemdes) di Kabupaten Sragen menggalang dana bantuan bagi korban bencana meletusnya Gunung Merapi.

Bantuan dihimpun dengan cara beragam. Di Desa Ngebung, Kalijambe, Pemdes menghimpun dana warga berbarengan dengan pendistribusian beras untuk rakyat miskin (Raskin). Dana bantuan warga dikumpulkan kepada ketua RT masing-masing, selanjutnya diserahkan ke Kadus setempat, dan berikutnya disampaikan ke desa.

“Dari desa, sampai saat ini sudah terkumpul Rp 1,252 juta. Kemungkinan masih akan bertambah. Dana bantuan itu dalam waktu dekat akan segera disalurkan ke daerah bencana melalui kecamatan,” jelas Kades Ngebung, Triyanto, kepada Espos, Jumat (12/11).

Camat Kalijambe, Samsuri mengatakan bantuan yang dihimpun dari Pemdes segera disalurkan ke kabupaten. Jika bantuan berupa uang, bantuan tersebut dikirimkan ke rekening satuan pelaksana (Satlak) penanggulangan bencana di tingkat kabupaten. Sedangkan bantuan berupa barang, disalurkan melalui pegawai kecamatan setempat yang bertugas piket.

Dia menjelaskan, dalam beberapa hari terakhir setiap kecamatan diharuskan mengirimkan enam orang atau tujuh orang personil ke daerah bencana di Klaten, Boyolali dan Magelang. Mereka bertugas secara bergantian.

“Piket Pokso bencana alam di tiga kabupaten, setiap Satker (satuan kerja-red) mendapat giliran tugas. Kemarin (Kamis-red), Kalijambe mendapat giliran tugas di Kantor KPU (Komisi Pemilihan Umum-red) Kabupaten Magelang. Di sana kami menangani 534 orang pengungsi,” terang Samsuri.

Sementara itu, sejumlah desa di Kecamatan Tanon juga menghimpun dana bantuan bagi korban letusan Merapi. Kades Ketro, Saiman Negro menjelaskan dalam beberapa hari terakhir sejumlah desa di Tanon telah menghimpun bantuan dari masyarakat.

Bantuan berupa 4,5 kuintal beras, sejumlah peralatan mandi, pakaian pantas pakai enam karung, dan mi instan 18 dus tersebut telah dikirimkan ke daerah bencana. Bantuan terkumpul dari masyarakat di empat desa, yaitu Desa Pengkol, Desa Jono, Desa Slogo dan Desa Ketro sendiri.

tsa

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…