Jumat, 12 November 2010 10:00 WIB News Share :

Sejarawan Des Alwi tutup usia

Foto: Taman Ismail Marzuki

Foto: Taman Ismail Marzuki

Jakarta–Tokoh sekaligus pelaku sejarah Indonesia, Des Alwi Abubakar, tutup usia, Jumat (12/11) dini hari. Des Alwi meninggal dalam usia 85 tahun.

“Meninggalnya tadi subuh,” kata cucu Des Alwi, Miryannka, saat dihubungi, Jumat pagi.

Des Alwi dikenal sebagai anak angkat M Hatta dan Sjahrir. “Yang kita tahu, beliau meninggal saat tidur,” ujar Miryannka.

Saat ini jenazah berada di rumah duka di Permata Hijau Nomor 7, Jakarta Selatan.

Semasa hidupnya, Des Alwi banyak merekam jejak sejarah kemerdekaan Republik Indonesia dalam bentuk film atau naskah, khususnya Bung Hatta.

Des Alwi juga dikenal luas sebagai sesepuh Banda Naira, Maluku, yang juga menjadi tanah kelahirannya. Di sinilah Des kecil ‘berteman’ dengan tokoh Indonesia saat dibuang penjajah Belanda seperti Soekarno, Bung Hatta, Sjahrir, dan Iwa Kusuma Sumantri serta Tjipto Mangunkusumo.

Di akhir hayatnya, ada cita-cita terpendam di benak Des Alwi. Dia sangat berharap Otorita Banda bisa terwujud. Jika ya, Banda yang berada di Kepulauan Maluku, akan seperti Batam.

“Kita harap dalam tahun depan Banda jadi otoritas budaya, seperti Batam tapi ini Budaya, bukan Dagang. Karena ini harus ada yang jaga, kalau tidak bisa hancur nanti,” ujarnya pada Juli lalu.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT. SO GOOD FOOD, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…