Jumat, 12 November 2010 17:28 WIB Internasional Share :

Hampir 5 tahun koma, Ariel Sharon pulang ke rumah

Yerusalem –– Masih ingat dengan Ariel Sharon? Mantan Perdana Menteri (PM) Israel itu sekian lama tak terdengar kabarnya sejak mengalami koma. Tak terasa, Sharon telah terbaring koma selama hampir lima tahun!

Hari ini pria berumur 82 tahun itu pulang ke rumahnya. Sharon yang selama bertahun-tahun dirawat di rumah sakit Sheba Medical Center di dekat Tel Aviv, mulai kini akan dirawat di rumahnya yang terletak di gurun pasir Negev, Israel selatan.

Menurut seorang pembantu dekat Sharon, Raanan Gissen, mengingat usia dan durasi koma, tampaknya Sharon tak akan mungkin pulih kembali. Namun kedua putra Sharon, Omri dan Gilad masih tetap berharap ayah mereka akan sadar kembali.

Selama ini rumah sakit sangat membatasi kunjungan ke kamar Sharon dikarenakan kekhawatiran akan terjadinya infeksi. Biaya perawatan Sharon di rumah sakit selama ini ditanggung oleh para pembayar pajak di Israel. Namun dikarenakan telah menelan biaya yang tinggi, sejumlah pihak belakangan menyerukan agar Sharon dipindahkan ke rumah.

Prof Shlomo Noy, direktur rehabilitasi di Sheba Medical Center mengatakan, diharapkan kondisi Sharon akan membaik, meski sangat sedikit.

“Tentunya apa di balik ini adalah harapan agar situasinya akan membaik. Namun perbaikan yang kita bicarakan dalam situasi seperti ini bukan perbaikan besar, bukan perbaikan dramatis,” kata Noy pada Radio Tentara Israel seperti dilansir Reuters, Jumat (12/11).

Selama ini Sharon bisa bernafas tanpa alat bantuan namun dia harus menerima makanan lewat selang infus.

Meski koma, namun menurut para dokter dan kerabat yang diizinkan menjenguk mantan pemimpin Yahudi itu, Sharon yang tidak bisa berkomunikasi itu, tampaknya bisa merespons stimulus dasar dan televisi.

Pada 4 Januari 2006 silam, Sharon mengalami stroke hebat yang kemudian mengalami keadaan koma yang terus berkepanjangan entah sampai kapan.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
BPR BINSANI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…