Jumat, 12 November 2010 06:49 WIB News Share :

Gayus harus segera dipindah dari Rutan Mako Brimob

Jakarta–Terdakwa kasus mafia pajak, Gayus Tambunan harus segera dipindahkan dari rumah tahanan (Rutan) Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok. Pemindahan ini terkait terbongkarnya sistem pengawasan di Rutan tersebut yang amburadul.

“Saya setuju jika Gayus harus segara dipindah dari Rutan itu,” ujar anggota Komisi III, Nasir Djamil, Kamis (11/11) malam.

Gayus, lanjut Nasir, bisa ditempatkan dimana saja. Tidak harus di Rutan Brimob melulu. Namun pemindahan itu, tetap harus seizin pengadilan.

“Karena Gayus kan sekarang tahanan pengadilan, di situ (Rutan Brimob), hanya dititipkan saja,” imbuh Nasir.

Terkuaknya borok ini harus bisa dijadikan polisi untuk introspeksi diri. Polisi harus kembali memperketat pengawasan di seluruh rutan yang mereka miliki. “Unsur pengawasan harus diperketat, jangan hanya supaya dianggap telah melaksanakan aturan saja,” tegasnya.

Politisi asal PKS ini menjelaskan, begitu mudahnya Gayus bisa keluar dikarenakan petugas di Rutan itu belum mengerti benar fungsi dan tugas mereka. Seharusnya, di rutan mana pun, termasuk Bareskrim dan Rutan Polres, petugas dari Kemenkum HAM saja yang berjaga. “Sebenarnya yang berhak mengelola Rutan hanya petugas Kemenkum HAM,” tandasnya.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…