Kamis, 11 November 2010 12:59 WIB Hukum Share :

Warga Sumenep temukan dua mayat membusuk

Sumenep–Warga Sumenep, Madura digegerkan penemuan dua mayat di lokasi berbeda dengan kondisi mengenaskan. Di lokasi pertama, di pemakaman warga Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan ditemukan mayat bayi perempuan yang diduga sengaja dibuang oleh ibunya.

Bayi yang sudah mulai membusuk itu ditemukan warga saat hendak mencari rumput. Bayi yang diduga lahir prematur itu beralaskan daun pisang dalam kondisi tengkurap dan kepala di barat.

Di lokasi berbeda tepatnya di perairan Desa Pakamban Laok dikejutkan dengan penemuan sesosok mayak laki-laki yang diperkirakan berumur 35 tahun. Kondisi korban di bagian telinga dan matanya sudah tidak ada. Bahkan, bagian paha  hingga kakinya sudah tinggal kerangka.

Diduga kuat mayat yang sulit dikenali itu seorang warga Desa Pakandangan Sangra, Kecamatan Bluto yakni Makki ,35, yang menghilang dari rumahnya sejak sepekan lalu.

Salah seorang warga Pragaan, Sumenep, Abrori ,39, mengatakan, dengan penemuan 2 mayat tersebut warga benar-benar terkejut. “Saat ini dari mulut-ke mulut, warga membicarakan penemuan mayat itu,” kata Abrori kepada wartawan di Jalan Trunojoyo, Sumenep, Kamis (11/11).

Informasi yang dihimpun, mayat bayi langsung di kubur oleh warga setempat. Sebab, mulai membusuk dan sudah mengeluarkan bau. Sedangkan pihak kepolisian setempat sedang melakukan olah TKP dan berusaha mengungkap peristiwa ditemukannya dua korban tersebut.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…