Kamis, 11 November 2010 20:04 WIB Hukum Share :

TK Siwi-Peni 16 disatroni pencuri

Solo (Espos)–Pencuri menyatroni kantor TK Siwi-Peni nomor 16, Jalan A Yani nomor 24 Kerten, Solo, Kamis (11/11) dinihari.

Akibat pencurian tersebut, pengelola TK Siwi-Peni mengalami kerugian material senilai Rp 200.000.

Menurut guru TK setempat, Sudaryanti, 45, kasus pencurian itu baru diketahui Kamis (11/11) pukul 05.30 WIB oleh seorang guru, Susilowati.

Perempuan memulai aktivitasnya dikagetkan dengan rusaknya kaca dan teralis di sebuah jendela di ruangan kantor TK.

Merasa ada yang tidak beres, Susilowati lantas mengecek seisi ruangan. Alhasil, uang Rp 200.000 yang ditaruh di dalam laci kepala TK bernama Sukrowinarsih dipastikan hilang.

“Tak lama kemudian, sejumlah guru lainnya tiba di kantor. Sebenarnya di dalam ruangan juga ada uang Rp 5 juta dan Rp 1,5 juta. Tapi, uang tersebut ditaruh di tempat lain dan kemungkinan besar tidak diketahui pencuri. Saat ini, kasus tersebut sudah kami laporkan ke kepolisian,” katanya saat ditemui wartawan usai kejadian berlangsung.

Lebih lanjut dia mengatakan, selama satu tahun terakhir, TK yang berlokasi di sebelah utara Gedung Lokananta Solo tersebut telah disatroni pencuri selama tiga kali.

pso

lowongan pekerjaan
PT.SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…