Kamis, 11 November 2010 16:56 WIB Klaten Share :

Tertutup abu vulkanik, 25 trafo PLN rusak

Klaten (Espos)–Sekitar 25 trafo milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten mengalami kerusakan akibat tertutup abu vulkanik yang dimuntahkan Gunung Merapi. Akibatnya, sambungan listrik kepada sekitar 1.500 pelanggan terpaksa putus.

Demikian dikemukakan Asman Distribusi PT PLN Area Pelayanan Jaringan (APJ) Klaten, Djuremi saat ditemui wartawan di Manisrenggo, Kamis (11/11). Dalam kesempatan itu, Djuremi mengaku sekitar 25 trafo itu masing-masing berada di Desa Tegalmulyo dan Balerante, Kecamatan Kemalang. Akibat kerusakan itu, sambung Djuremi, PT PLN mengalami kerugian sekitar Rp 500 juta mengingat satu trafo harganya mencapai sekitar Rp 20 juta. “Hingga saat ini, petugas belum dapat melakukan pengecekan terhadap trafo-trafo itu karena berada di zona bahaya erupsi Gunung Merapi,” tukas Djuremi.

Selain merusakkan 25 trafo, kata Djuremi, terpaan abu vulkanik juga membuat fungsi puluhan trafo yang terpasang di Kecamatan Manisrenggo dan Kemalang sedikit mengalami gangguan. Hingga Kamis siang, PT PLN APJ Klaten menerjunkan puluhan petugas untuk membersihkan trafo-trafo tersebut dari abu vulkanik. “Debu itu pengantar arus listrik. Jadi kalau debu itu banyak menyumbat trafo maka teganganya bisa tidak teratur sehingga mengakibatkan padam listrik,” terang Djuremi.

mkd

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…