Kamis, 11 November 2010 18:16 WIB Karanganyar Share :

Satu pengungsi asal Selo meninggal

Karanganyar (Espos)–Salah satu pengungsi korban letusan Gunung Merapi asal Ngaglik RT 24/RW V Desa Samiran Kecamatan Selo, Boyolali, Sri Hastuti, 38, meninggal dunia, Rabu (10/11) sore.

Informasi yang dihimpun Espos, Sri Hastuti mengungsi di rumah JJ Mulyono warga Banukan RT 4/ RW IX Desa Malangjiwan, Kecamatan Colomadu sejak tanggal 7 November lalu.

Sri Hastuti meninggal dunia lantaran sakit. Sri sudah menderita sakit tersebut sejak tiga tahun silam. Bahkan sejak dalam pengungsian tempat, korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk berobat. Namun saat mengungsi di Colomadu dia meninggal dunia.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar Aji Pratama Heru K mengatakan Sri Hastuti dimakamkan di permakaman Malangjiwan, Colomadu. Hal ini dikarenakan kondisi rumahnya yang dinilai masih belum aman akan ancaman Merapi.

“Semua biaya perawatan dan pemakaman ditanggung secara swadaya oleh warga dan pemerintah desa,” ujar Heru.

Hingga kini, Heru mengatakan ratusan warga korban Merapi masih bertahan mengungsi di Karanganyar.

isw

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…