dok Worldcarfans dok Worldcarfans
Kamis, 11 November 2010 13:14 WIB Tekno Share :

McLaren SLR bertabur emas 5 Kg

dok Worldcarfans

dok Worldcarfans

Dortmund–Tahun lalu, mobil berlapis emas ini masih dimodifikasi oleh pemiliknya, kini mobil mewah ini sudah rampung. Emas yang disematkan ke mobil memiliki berat hingga 5 kilogram.

Mobil bernama McLaren SLR 999 ini pertama kali diperlihatkan pada Mei 2010 dan akan kembali dipamerkan di ajang modifikasi MY CAR di Dortmund, Jerman mulai 11-14 November 2010 ini.

Seperti dikutip Worldcarfans, Kamis (11/11) McLaren SLR 999 ini sendiri dirancang oleh desainer Swiss, Ueli Anliker yang memang telah berpengalaman selama 35 tahun menyematkan berbagai perhiasan ke mobil.

Emas 5 kg yang ada di mobil ini menyebar ke beberapa bagian mobil seperti di roda kemudi, audio control, dashboard dan doortrim. Bahkan pelek mobil pun ternyata juga terbuat dari emas.

Tidak hanya itu, Ueli Anliker juga turut mengaplikasi 600 butir batu rubi di mobil ini. Beberapa batu rubi itu berdiameter hingga 35 mm.

Tak ayal, nuansa mewah dan sporty dapat sekaligus mencuat. Apalagi pengemudinya juga duduk di jok emas, menyetir dengan kemudi emas, mengoper gigi di shift knob emas dan menginjak pedal yang juga dari emas. Singkatnya, mobil ini tampak sangat menyilaukan mata yang melihatnya.

Karena itulah tidak heran bila untuk membuat McLaren SLR 999, Ueli Anliker membutuhkan waktu hingga 30.000 jam. Mau tahu banderol harganya?

McLaren SLR 999 ternyata harganya mencapai 5 juta franc atau sekitar Rp 46,3 miliar. Itu pun masih dihitung dari angka asuransinya saja, belum dihitung upah jam kerja sebanyak 30.000 jam untuk membuat mobil ini. Wow!

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Sibuk Main Ponsel, Perempuan Ini Jatuh dari Jembatan Penyeberangan

Sebuah kisah tragis menimpa perempuan Tiongkok yang terlalu sibuk bermain ponsel saat berada di jembatan penyeberangan. Solopos.com, SUZHOU – Penggunaan ponsel yang berlebihan bisa berbahaya. Hal ini terbukti pada perempuan asal Kota Anhui, Shuzou, Tiongkok. Perempuan yang tak diungkap identitasnya…