Kamis, 11 November 2010 22:50 WIB Sragen Share :

Kesetrum, warga Sidoharjo tewas

Sidoharjo (Espos)--Warga Dukuh Gondangan RT 31, Patihan, Sidoharjo, Sragen, Jumbadi, 36, tewas kesetrum aliran listrik bertegangan tinggi saat memperbaiki antena televisi di samping rumahnya, Kamis (11/11). Korban mengalami luka bakar di kedua tangannya.

Peristiwa nahas itu bermula saat Jumbadi memasang antena setinggi tujuh meteran di samping rumahnya. Tiang antena yang terbuat dari besi itu disandarkan pada tembok rumahnya yang selesai dibangun. Korban menuju ke depan rumah untuk mengambil alat. Jumbadi sempat ngobrol sebentar dengan tukang kayu yang memasang daun pintu rumah barunya itu.

Tiba-tiba tiang antena itu terjatuh dan mengenai jaringan kabel bertegangan tinggi di depan rumahnya. “Saat itu saya berteriak minta tolong, antenanya jatuh. Saya kaget melihat adanya percikan api saat antena jatuh,” kisah Suwarni, 60, bulik korban yang tinggal di samping rumah korban.

Korban yang melihat tiang antena jatuh justru berlari menghampiri tiang itu. Korban langsung memegang tiang antena itu dan akhirnya korban kesetrum hingga meninggal dunia.

Aparat Polsek Sidoharjo segera ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima kabar itu. Tim Polsek Sidoharjo dibantu tim Polres Sragen dan petugas Puskesmas Sidoharjo melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Jenazah korban dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat.

trh

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…