Kamis, 11 November 2010 15:57 WIB News Share :

Buyung mundur jadi tim pembela kalau Gayus terbukti ke Bali

Jakarta--Tim pengacara Adnan Buyung Nasution belum memastikan untuk mundur dari tim pengacara Gayus Tambunan.

Buyung masih menunggu hasil pemeriksaan pihak kepolisian apakah Gayus benar pergi ke Bali atau tidak.

“Kalau ada bukti dia pergi ke Bali, kita akan mundur,” kata Pia Akbar Nasution, seperti dilansir detikcom, Kamis (11/11).

Pia yang juga putri Adnan Buyung ini menjelaskan, pilihan mundur ini terkait integritas mereka sebagai pengacara. Apalagi Gayus sudah bersumpah kepada pengacara tidak pergi ke Bali.

“Kalau sampai dia pergi ke Bali itu di luar toleransi,” tambahnya.

Gayus di depan pengacaranya mengakui dia keluar tahanan dan pergi ke rumahnya. Tentu kalau seperti ini bisa ditoleransi dengan alasan kemanusiaan, berbeda kalau pergi ke Bali.

“Tapi kita tidak pernah diberitahu kalau dia keluar tahanan. Kan hakim juga sudah bilang tidak pernah mengeluarkan izin,” ujar Pia.

Pia menjamin keputusan mundur akan diambil setelah ada pengumuman resmi polisi yang menyatakan Gayus pergi ke Bali. “Kita komit pada apa yang kita sampaikan. Kita menunggu kepastian hukum,” tutupnya.

Dari Mabes Polri, polisi menyatakan, Gayus menyuap Kepala Rutan Rp 50-60 juta agar mudah keluar masuk. Setiap minggu, Gayus bisa melenggang ke udara terbuka. Sedangkan anak buah kepala rutan, kebagian Rp 5-6 juta.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…