Kamis, 11 November 2010 12:22 WIB News Share :

Belum memenuhi syarat, 2010 Pemerintah tak beri gelar pahlawan

Jakarta–Pemerintah tidak akan memberikan gelar pahlawan kepada sejumlah tokoh pada tahun 2010 ini.  Hal itu disampaikan Anggota Dewan Gelar, Tanda Kehormatan, dan Tanda Jasa, Jimly Asshiddiqie, Kamis (11/11).

Jimly menjelaskan bahwa dari penelusuran dan penilaian yang dilakukan tim, sejumlah tokoh yang dicalonkan menjadi pahlawan itu belum memenuhi syarat yang ditentukan. “Ada juga calon yang belum tepat untuk dinilai saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, menjelaskan bahwa hari ini pemerintah  akan memberikan bintang kehormatan dan tanda jasa kepada sejumlah tokoh. “Nanti jam 10 akan diumumkan oleh Pak Djoko Suyanto,” kata Julian.

Saat ini ada sepuluh nama yang masuk ke Dewan Gelar pahlawan. Sepuluh nama itu adalah mantan Presiden Soeharto, mantan Gubernur DKI Ali Sadikin yang diusulkan dari Jawa Barat, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dari Jawa Timur, Andi Depu dari Sulawesi Barat, Johanes Leimena dari Maluku, Abraham Dimara dari Papua, Andi Makkasau dari Sulawesi Selatan, dan Pakubuwono X yang juga diusulkan dari Jawa Tengah.

Rencana pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto sempat menimbulkan pro dan kontra. Ada yang setuju dan banyak pula yang menentang. vivanews.com

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…