Rabu, 10 November 2010 17:20 WIB Sragen Share :

Pengungsi Merapi di Sragen naik dua kali lipat

Sragen (Espos)--Jumlah pengungsi Merapi yang berada di Kabupaten Sragen bertambah 243% atau dua kali lipat.

Berdasarkan dari dari Polres Sragen, awalnya jumlah pengungsi sebanyak 73 orang tapi hingga Rabu (10/11) meningkat menjadi 178 orang.

Dari rekapitulasi data pengungsi yang dihimpun Sub Bagian Humas Polres Sragen per Rabu kemarin menyebut penambahan pengungsi terjadi di wilayah Kecamatan Sragen sekitar 12 orang yang menginap di rumah Aipda Subur Prasetya di Kampung Widoro RT 54/RW XII, Sragen Wetan.

Sedangkan rekapitulasi di Kantor Kecamatan Sragen, jumlah pengungsi sebanyak 29 orang ditemukan di wilayah Desa Sine. Berdasarkan dua data tersebut jumlah pengungsi di Kecamatan Sragen mencapai 41 orang.

Kasubag Humas Polres Sragen AKP Mulyani mewakili Kapolres Sragen AKBP IB Putra Narendra saat dijumpai wartawan di Mapolres memberikan penjelasan tentang penambahan data pengungsi korban bencana Merapi.

Dia mengatakan selain di wilayah Sragen, penambahan pengungsi juga terjadi di Kecamatan Karangmalang sebanyak 18 orang, Gondang sebanyak 19 orang dan Masaran 27 orang.

“Sebagian besar para pengungsi itu berasal dari Kabupaten Sleman, Boyolali, Klaten dan Magelang. Mereka tinggal di rumah saudara atau famili yang ada di sejumlah kecamatan itu. Data jumlah pengungsi ini masih dimungkinkan bertambah, karena pihak Polsek di bawah Polres Sragen masih melakukan pendataan,” tegasnya.

trh

lowongan pekerjaan
PT.SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…