Rabu, 10 November 2010 06:36 WIB Internasional Share :

Israel abaikan kritikan Obama dan dunia

Tel Aviv–Israel tak menggubris kritikan soal pembangunan 1.300 rumah di kawasan Yerusalem Timur. Pembangunan tersebut dianggap tak ada kaitannya dengan proses perdamaian.

“Israel melihat tidak ada hubungan antara proses perdamaian dengan rencana pembangunan di Yerusalem. Setidaknya itu tidak pernah berubah sejak 40 tahun,” ujar Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (9/11).

Menurut Netanyahu, pembangunan yang selama ini dilakukan sepihak hanya untuk kepentingan Israel tidak mengganggu proses perdamaian. Netanyahu menegaskan, pembangunan di Yerusalem tidak akan menjadi masalah. “Yerusalem adalah ibu kota Israel,” ucapnya.

Rencana pembangunan di kawasan Yerusalem kembali mengemuka saat Netanyahu bertemu dengan Menteri Luar Negeri Amerika, Hillary Clinton, pada Kamis lalu. Saat itu Israel mengklaim telah ada kemajuan dalam pembicaraan perdamaian dengan Palestina.

Pernyataan Netanyahu itu diragukan oleh Palestina. Mereka menyebut kalau Israel hanya ingin membangun pemukiman khusus bagi warga Yahudi dan menolak membangun pemukiman bagi pengungsi Palestina.

“Dia mengumumkan secara jelas bahwa israel memilih membangun pemukiman (khusus yahudi) bukan perdamaian” kata pemimpin negosiasi Palestina, Saeb Erakat.

Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama juga menilai tindakan Israel yang membangun pemukiman di Yerusalem Timur tidak membantu terciptanya perdamaian. Obama terus mendorong kedua pihak baik Palestina dan Israel untuk bekerja keras menciptakan terobosan.

“Saya belum dengar perkembangan terakhir tapi tindakan Israel ini memang tidak membantu perdamaian. Kedua pihak harus bekerja keras membuat terobosan. Sehingga bisa terbentuk kerangka di mana Israel-Palestina bisa hidup berdampingan. Ini tidak hanya kepentingan Israel-Palestina, tapi juga kepentingan dunia,” ujar Obama dalam jumpa pers bersama di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…