Rabu, 10 November 2010 12:58 WIB Hukum Share :

Densus 88 tangkap warga Solo

Solo (Espos)–Korps Burung Hantu menggeledah rumah kontrakan milik Muhammad Bahrunna’im, 27, di Mertodranan RT 2/RW III, Pasarkliwon, Solo, Rabu (10/11) pukul 05.55 WIB.

Selama melakukan penggeledehan, Densus 88 menemukan sebanyak 594 peluru AK-47, CPU, Laptop, spanduk, dan sarung pistol. Berdasarkan perwakilan RT 2, Mulyadi, sejak pagi hari dirinya diminta ikut Densus 88 menjadi saksi penggeledahan. Saat itu, terdapat 10 anggota Densus bersenjata lengkap. Penggeledahan dilangsungkan setelah menangkap pemilik rumah di waktu sebelumnnya.

“Densus 88 masuk melalui pintu belakang. Begitu masuk, di dalam rumah sudah tidak ada penghuninya. Sepertinya, Densus memang hanya mengambil barang bukti,” katanya saat ditemui wartawan di sela-sela penggeledahan berlangsung.

Dia mengatakan, keberadaan terduga teroris yang ditangkap Densus 88 baru saja mengontrak sejak empat bulan kemarin. Kepada tetangga sekitar, dirinya dikenal sebagai service komputer dan penjual olahan hasil laut. Dalam kesehariannya, pemuda yang awalnya bertempat tinggal di Jalan Indragiri nomor 57, RT 1/RW I, Sangkrah tersebut tergolong pendiam dan mengurung diri di dalam rumah.

“Saya tidak tahu apa kaitannya dengan dugaan teroris. Yang jelas, Densus 88 mengatakan sudah menangkap dirinya semalam. Kemudian, saat penggeledahan isterinya sudah meninggalkan rumah terlebih dahulu entah ke mana,” katanya kepada wartawan.

Berdasarkan pantauan Espos di lapangan, peristiwa penggeledahan itu menarik perhatian warga sekitar. Sehingga, tak mengherankan selang beberapa menit Densus 88 meninggalkan lokasi penggeledahan, warga sekitar langsung berkerumun di TKP.

Pada saat yang bersamaan, aparat kepolisian memasang garis polisi. Pada akhirnya, sekitar pukul 09.45 WIB, jajaran Polresta Solo merapat ke TKP untuk melakukan penyisiran sekaligus pengecekan lebih lanjut.

pso

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…