Rabu, 10 November 2010 11:00 WIB News Share :

Dahlan Iskan gugup 'disetrum' 20.000 volt

Jakarta – Meski sudah terbiasa dengan dunia kelistrikan di tanah air, Direktur Utama PT PLN (Persero) Dahlan Iskan ternyata bisa gugup juga ketika diminta memegang jaringan listrik berdaya 20.000 volt.

Dahlan harus bisa melalui tantangan ini untuk bisa dilantik menjadi anggota kehormatan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) atau pasukan khusus PLN

Sebelum menaiki tiang listrik untuk memegang kabel bertengangan tinggi tersebut, Dahlan terlihat gugup dan tidak bisa berkata apa-apa. Namun demikian, ia bisa tetap tegar.

Dahlan dibantu oleh seorang staf ahli PDKB menaiki tiang listrik bertegangan tinggi tersebut. Sebelum memegangnya, Dahlan sempat mengecek apakah kabel tersebut masih beraliran listrik atau tidak.

Setelah yakin kabel tersebut dialiri listrik, Dahlan tanpa ragu langsung memegang kabel listrik tersebut menggunakan sarung tangan khusus PDKB dan disambut oleh riuh sorakan para tamu yang hadir pada acara tersebut.

Dahlan yang waktu itu memakai seragam PDKB berwarna oranye dan beralaskan sepatu boot itu pun langsung turun dari tiang listrik menuju podium untuk dilantik. Dahlan sempat diarak oleh para anggota PDKB lainnya dari tiang listrik tersebut sampai ke podium.

“Agak dag-dig-dug. Tapi saya pakai logika saja, tadi staf ahli PDKB saja bisa, masa saya enggak bisa,” kata Dahlan usai dilantik menjadi anggota kehormatan PDKB di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Rabu (10/11).

Salah satu persiapan yang sudah dilakukan Dahlan, ia dengan rela memangkas habis rambutnya menyerupai model rambut tentara. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk menghormati acara pelantikan PDKB ini agar tampilannya mirip dengan anggota PDKB lainnya.

Untuk menjadi anggota kehormatan pasukan khusus PLN, Dahlan Iskan rela menjalani proses inisiasi yang memerlukan ekstra adrenalin. Pada proses inisiasi itu, Dahlan Iskan diminta turut menyentuh jaringan listrik dalam keadaan tidak padam. Jaringan yang disentuhnya masih bertegangan 20.000 volt.

Pasukan khusus PLN adalah pasukan elit yang beranggotakan orang-orang pilihan dengan mental yang tangguh, fisik yang prima, kedisiplinan yang tinggi, memiliki keberanian di atas rata-rata dan sangat menguasai betul teknik kelistrikan dengan segala seluk beluknya.

Pasukan ini harus bekerja dalam keadaan listrik masih bertegangan, dikenal dengan istilah Live Working atau Hot Line Maintenance. Mereka melakukan pekerjaan pemeliharaan, perbaikan, sambungan baru dan manuver pada jaringan listrik yang dilaksanakan dalam keadaan jaringan listrik tidak padam sehingga pasokan listrik tetap tersalurkan ke konsumen. Pasukan khusus PLN, berjuang tanpa rasa takut demi listrik tetap menyala.

dtc/tiw

lowongan peekrjaan
PT. Integra Karya Sentosa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…