Selasa, 9 November 2010 17:00 WIB News Share :

Warga Cepogo jalani persalinan di pengungsian

Salatiga (Espos)–Salah satu warga Dusun Sidotopo, Desa Cabean, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali terpaksa harus menjalani proses persalinan di masa pengungsian.

Hepi Setyoningsih, 19, Selasa (9/11) siang, harus dilarikan ke Puskesmas  Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang setelah kandungannya yang telah berusia sembilan bulan mengalami kontraksi.

Sejak Sabtu pekan lalu ia bersama suaminya, Sutarno, 28, dan 16 tetangganya mengungsi ke Dusun Galangan, Desa Gentan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang. Tempat tinggalnya yang berjarak hanya tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi sejak lebih dari sepekan lalu dinyatakan berstatus awas.

Saat ditemui wartawan di Puskesmas Susukan, Hepi mengaku perutnya merasakan kontraksi sejak Senin malam. Dibantu oleh tim kesehatan setempat, ibu muda itu lantas dibawa ke Puskesmas dari lokasi pengungsian untuk menjalani proses persalinan anak pertamanya.

“Awalnya ya was-was mas, karena usia kandungan isteri saya sudah sembilan bulan saat Merapi erupsi,” tutur Sutarno yang menemani isterinya. Ia mengaku belum bisa bernafas lega lantaran proses persalinan belum selesai.

Ia berharap, isterinya bisa melalui proses persalinan dengan lancar dan baik kendati berada di lokasi pengungsian. Hepi menginginkan anaknya lahir berjenis kelamin laki-laki yang sehat, namun tak menyebut nama yang akan ia berikan pada buah hatinya.

Di lokasi lain, pengungsi lain bernama Misah,19, melahirkan putera pertamanya dengan selamat di pengungsian yakni di Dusun Dukuh, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Minggu (31/10).  Warga Dusun Sepi, Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Boyolali. Proses persalinan isteri dari Sawit, 20, ini dibantu bidan desa di rumah Suradi, warga dusun setempat.

kha

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…