Selasa, 9 November 2010 12:16 WIB Issue Share :

Silet distop hari ini, Feni Rose tak mau berkomentar

Jakarta–Presenter program infotainment Silet Feni Rose tak mau berkomentar mengenai penghentian tayangan yang telah membesarkan namanya tersebut. Sesuai instruksi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Silet dilarang tayang mulai hari ini hingga Merapi tidak berstatus Awas.

“Saya untuk keputusan KPI itu memilih untuk tidak berkomentar. Saya juga tidak mau mengatakan perasaan saya. Apakah itu penting? Biarlah saya yang tahu,” ujar Feni, Selasa (9/11).

Presenter bersuara khas itu mengatakan, bukan haknya untuk mengomentari keputusan penghentian Silet. Karena hal tersebut  merupakan kewenangan redaksional. “Sekali lagi untuk tayangan saya nggak berhak,” tegasnya.

Feni mengaku tidak diikutsertakan dalam pengambil keputusan untuk menghentikan program Silet. “Saya dikontrak oleh PH (Production House Indigo). Jadi PH yang ketemu mungkin (dengan RCTI),” jelasnya.

Program Silet yang biasa ditayangkan setiap hari pukul 11.00 WIB hari ini ditiadakan. Untuk mengisi acara, RCTI menayangkan program hiburan Dahsyat yang dipandu Olga dkk.

KPI melarang Silet mengudara untuk sementara karena tayangan edisi 7 November tentang prediksi letusan Merapi telah menimbulkan keresahan masyarakat Jogjakarta. Sampai-sampai dalam hitungan satu hari sejak tayangan itu muncul, KPI telah menerima 1.128 pengaduan dari masyarakat.

Dalam rilis Senin kemarin, Feni meminta maaf pada masyarakat Jogjakarta. “Saya meminta maaf sedalam-dalamnya,” kata presenter cantik itu.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT.SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…