Selasa, 9 November 2010 11:37 WIB Hukum Share :

Pasang jebakan tikus, petani Tuban tewas kesetrum

Tuban–Naas menimpa seorang petani asal Tuban. Sunardi ,45, warga Desa Mlangi Kecamatan Widang tewas seketika saat memasang kawat beraliran listrik untuk menghalau serbuan hama tikus di sawahnya.

“Korban langsung dievakuasi oleh petugas dari tempat kejadian. Kejadian itu murni  kecelakaan, karena saat ditemukan korban dalam keadaan tubuh gosong sambil memegang kawat beraliran listrik,” kata Kasubag Humas Polres Tuban, AKP Nursenta, Selasa (9/11).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, bapak tiga anak ini akan memasang jebakan tikus yang belakangan menyerbu lahan persawahan di desa setempat. Bahkan hampir semua petani di sana menggunakan aliran listrik untuk kepentingan serupa.

Tragisnya, Sunardi lupa mematikan aliran listrik di rumahnya. Akibatnya, saat tangan membetulkan kawat langsung kesetrum. Dia menggelepar-gelepar tak bisa menyelamatkan diri. Petani itupun langsung meregang nyawa di sawahnya.

Petani lain yang mengetahui kejadian itu tak berani menolong karena kawat masih beraliran listrik. Warga baru berani memberi pertolongan setelah aliran listrik dari rumah korban dimatikan. Sialnya saat akan ditolong tubuh korban sudah gosong, nyawanya pun telah melayang.

“Mungkin sudah takdir, Mas, Kang Sunardi meninggal kesetrum listrik di sawahnya,” kata tetangga korban, Sujali.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…