Selasa, 9 November 2010 03:31 WIB Klaten Share :

Melonjak, jumlah pengungsi di Klaten

Klaten (Espos)--Pengungsi letusan Merapi di wilayah Klaten, Senin (8/11), melonjak menjadi 97.000 orang.

Kenaikan jumlah pengungsi yang semula sekitar 66.000 orang disinyalir terjadi lantaran kepanikan berlebihan yang menghinggapi warga sehingga membuat mereka mencari rasa aman.

Koordinator Satkorlak PB Merapi Kabupaten Klaten, Joko Rukminto mengatakan, para pengungsi tersebar di 90 titik di 20 kecamatan.

“Dalam waktu satu hari semalam saja pengungsi bertambah 30.000 orang lebih. Kami tak bisa berbuat apa-apa selain mendata dan memastikan pengungsi mendapatkan tempat berlindung serta terjamin kebutuhan logistiknya,” jelasnya saat dihubungi Espos, Senin.

Dia menambahkan, warga yang sebenarnya tinggal di luar radius 20 kilometer dari puncak Merapi juga ikut-ikutan mengungsi lantaran merasa ketakutan.

Menurutnya, kenyataan itu mau tidak mau harus dimaklumi karena aktivitas Merapi seperti suara gemuruh terdengar dari jarak yang cukup jauh. Selain itu, beredarnya kabar menyesatkan terkait Merapi juga beredar luas sehingga memicu kepanikan warga.

rei

lowongan pekerjaan
PT. Lemindo Abadi Jaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…