Selasa, 9 November 2010 05:36 WIB Ekonomi Share :

Intensitas penglaju Prameks turun 5%

Solo (Espos)–Intensitas penglaju Prameks Solo-Jogja mengalami penurunan kisaran 5% hingga 10%, Senin (8/11).

Seperti yang terjadi di Stasiun Purwosari Solo. Kepala Stasiun Purwosari, Suwardi, menyampaikan penurunan intensitas penglaju dari Solo ke Jogja drop sejak Jumat (5/11), pekan lalu.

“Dan biasanya, di awal pekan selalu ada antrean panjang di depan loket tiket Prameks. Tetapi, untuk hari ini (kemarin-red) ada penurunan. Kisaran 5%,” tutur Suwardi, saat ditemui Espos, di ruang kerjanya, Senin.

Disampaikannya, setiap Senin penjualan tiket Prameks Solo-Jogja bisa mencapai angka 700 hingga 800 tiket.

“Tetapi, Senin ini hanya berkisar 600-an tiket,” ujarnya.

Ia pun menambahkan, akhir pekan lalu terlihat hampir tidak ada kunjungan ke arah Jogja. Di satu sisi, Suwardi menyampaikan adanya peningkatan penumpang turun dari arah Jogja.

Peningkatan penumpang turun dari arah Jogja pun disampaikan Kepala Stasiun Solo Balapan, Agus Wijayanto.

“Kalau hari ini (kemarin-red) ada kecenderungan kembali normal. Tetapi, akhir pekan lalu sempat okupansi Prameks dari Jogja menuju Solo bisa mencapai 170%.”

Sementara itu, Agus menyampaikan permintaan tiket KA ke Jakarta masih tinggi. Meskipun, awal pekan ini PT KA tidak mengoperasionalkan kereta ekstra.

“Kereta tujuan Jakarta, baik Argo Dwipangga dan Argolawu kelas eksekutif, tetap kami maksimalkan 10 gerbong. Biasanya, hanya 8 gerbong. Begitu pula kereta bisnis Senja Utama, juga akan kami maksimalkan 10 gerbong.”

haw

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…