Selasa, 9 November 2010 14:54 WIB Hukum Share :

Gelapkan 22 Ponsel, warga Grogol diringkus

Solo (Espos)–Jimmy Setyawan, 30, warga Grogol, Sukoharjo terpaksa harus berurusan dengan aparat kepolisian. Pasalnya, pemuda pengangguran tersebut tega menggelapkan 22 Ponsel di ‘Counter Raya Celuler’ di Plaza Ramayana milik Wardana Wijaya, 37, belum lama ini.

Menurut Kapolsek Serengan, Kompol Kaharudin di dampingi Kanitreskrim, Iptu Widodo mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Nana Sudjana, Selasa (9/11) kasus penggelapan tersebut bermula saat tersangka diberi tugas korban untuk memasarkan Ponsel miliknya.
Ironisnya, setelah waktu yang telah ditentukan, tersangka tidak menyetor sekaligus melaporkan hasil pemasarannya. Berawal dari kecurigaan, korban menanyakan langsung kepada tersangka. Oleh tersangka, korban diberi tahu kalau Ponsel yang dipegangnya sudah beralih tangan dan terjual. Hasil uang penjualan senilai Rp 16,6 juta digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersangka.

“Tersangka saat ini harus mendekam di sel tahanan Polsek Serengan. Dia dijerat dengan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan,” tegasnya saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (9/11).

pso

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…