Selasa, 9 November 2010 14:43 WIB Pendidikan Share :

Diusulkan, tes minat dan bakat calon mahasiswa FKIP

Solo (Espos)--Forum Komunikasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Negeri se-Indonesia mengusulkan adanya tes minat dan bakat bagi calon mahasiswa FKIP.

Tujuannya agar FKIP di Indonesia lebih selektif dalam memilih calon mahasiswa yang nantinya akan menjadi pendidik. Ketua Forkom FKIP Negeri se-Indonesia, Prof Dr M Furqon Hidayatulah MPd, kepada wartawan di ruang Humas UNS, Senin (8/11), menjelaskan berdasarkan hasil pertemuan Forkom FKIP Negeri se-Indonesia, 5-7 November di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Forkom menghasilkan beberapa rekomendasi untuk pemerintah.

Salah satunya usulan agar tes bagi calon mahasiswa FKIP, tidak hanya menekankan aspek kognitif atau hanya berdasarkan hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), tapi juga ada tes minat dan bakat yang berkaitan dengan kemampuan kependidikan. “Tujuannya untuk melihat, apakah calon mahasiswa itu memiliki potensi sebagai pendidik atau tidak,” ujarnya.

Ia mencontohkan, tes minat dan bakat telah diberlakukan oleh beberapa jurusan. Diantaranya Jurusan Seni Rupa dan Penjaskes. Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) juga pernah memberlakukan hal itu. Rekomendasi tersebut, imbuhnya, akan disampaikan ke Dirjen Dikti untuk diteruskan ke Mendiknas. Jika Mendiknas menyetujui, rekomendasi itu baru akan diterapkan.

ewt

lowongan pekerjaan
PT. SO GOOD FOOD, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…