Senin, 8 November 2010 17:30 WIB Wonogiri Share :

Prihatin bencana, Banmus DPRD tunda Kunker

Wonogiri (Espos)--Rencana kunjungan kerja (Kunker) anggota Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Wonogiri selama tiga hari ke beberapa kabupaten di Bali yang sedianya berangkat Senin (8/11) ditunda. Alasannya, sebagai wujud keprihatinan banyaknya bencana di Tanah Air.

Hal tersebut diungkapkan secara terpisah oleh Sekretaris DPRD (Sekwan) Wonogiri, Haryono, dan Ketua DPRD yang juga Ketua Banmus, Wawan Setya Nugraha, Senin.
Sekretaris DPRD (Sekwan) Wonogiri, Haryono, saat dihubungi Espos, mengungkapkan Kunker anggota Banmus itu diputuskan ditunda. Alasannya, karena saat ini sedang terjadi banyak bencana, terutama di Merapi yang jaraknya tidak terlampau jauh dari Wonogiri.

”Keputusannya, Kunker itu ditunda. Belum tahu sampai kapan. Rencana besok (hari ini-red) baru mau dirapatkan. Tapi lebih jelasnya tanya langsung ke Ketua Banmus saja, yaitu Pak Wawan (Ketua DPRD Wonogiri, Wawan Setya Nugraha-red),” jelas Haryono, yang saat dihubungi mengaku sedang berada di Semarang.

Ketua DPRD yang juga Ketua Banmus, Wawan Setya Nugraha, saat ditemui wartawan seusai pembukaan acara sarasehan Hari Pahlawan di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Senin, membenarkan penundaan tersebut. Dia mengatakan sedianya para anggota Banmus akan berangkat kemarin dan akan berada di Bali selama tiga hari.

Tidak dijelaskannya secara spesifik materi apa yang akan dipelajari dalam Kunker tersebut. Termasuk saat ditanya kenapa memilih Bali sebagai daerah tujuan Kunker. Dia hanya mengatakan Kunker itu bertujuan meningkatkan kinerja Banmus ke depan.

“Ini Kunker pertama Banmus, tapi kami putuskan ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan, sambil menunggu situasi bencana ini mereda. Besok (hari ini-red) kami akan rapat lagi mengenai hal ini,” jelas Wawan.

Ditanya apa saja yang sudah dilakukan DPRD Wonogiri untuk membantu para korban bencana Merapi, Wawan mengatakan hal itu diserahkan ke masing-masing fraksi. Namun dia mengaku yakin setiap anggota Dewan pasti sudah melakukan upaya di daerah masing-masing untuk menggerakkan masyarakat membantu korban Merapi.

Salah satu anggota DPRD, Abdullah Rabbani menyatakan mendukung penundaan Kunker tersebut. Menurut dia, sejak awal DPD PKS Wonogiri secara resmi melarang anggota legislatifnya yang duduk di Banmus ikut Kunker pada waktu ini. Hal itu sebagai wujud empati dan kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang sedang tertimpa bencana di Merapi.

“Saya juga baru tahu mengenai penundaan itu tadi pagi (kemarin). Tapi, jadi atau tidaknya berangkat Kunker sudah sejak Jumat (5/11) lalu saya sendiri sudah mengajukan izin tidak ikut Kunker tersebut,” ujar Rabbani.

shs

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…