Senin, 8 November 2010 17:17 WIB News Share :

Masyarakat perlu selektif salurkan bantuan

Salatiga (Espos)–Posko Penggalangan dana bantuan bencana Gunung Merapi terus bergulir dan merebak di Kota Salatiga baik atas nama institusi pemerintah dan instansi swasta maupun dari elemen masyarakat. Masyarakat perlu waspada dalam menyalurkan bantuan agar tepat sasaran yakni dengan memilih Posko penggalangan dana yang memiliki kapabilitas.

Pasalnya Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga mengakui  tak bisa memantau apalagi mengendalikan posko atau tim penggalangan dana bantuan Merapi yang belakangan muncul. Pemkot tidak bisa menghalangi munculnya aksi kepedulian yang muncul di tengah masyarakat, juga tak mampu memastikan jika semua aksi tersebut bisa dipertanggungjawabkan.

“Kami sulit mengendalikan adanya pihak-pihak yang kemungkinan memanfaatkan momentum bencana ini dengan mengumpulkan dana dari masyarakat namun untuk kepentingan sendiri,” ujar Kepala Bagian Humas Setda Kota Salatiga, Prasety Ichtiarto, ketika ditemui Espos, Senin (8/11).

Agar tepat sasaran, ia mengimbau masyarakat agar menyalurkan bantuan ke posko peduli Merapi yang didirikan Pemkot di bawah koordinasi Badan Kesabangpolinmas atau lembaga dan kelompok yang bisa dipertanggungjawabkan.

Pemkot sendiri telah melakukan penggalangan dana baik dari para PNS dengan cara memotong sebagian dari gaji mereka, juga pengumpulan bantuan dari masyarakat baik dalam bentuk uang maupun barang. Penyerahan bantuan tahap pertama sudah dilaksanakan Sabtu lalu kepada para korban yang mengungsi di wilayah Boyolali.

“Kami juga masih mengumpulkan bantuan untuk penyerahan tahap selanjutnya. Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuannya kami buka sampai tanggal 10 November,” sambung Prasetyo.

kha

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…