Senin, 8 November 2010 14:55 WIB News Share :

Ketua DPR sumbang sebulan gaji untuk Merapi

Jakarta— Ketua DPR Marzuki Alie menolak undangan berhaji dari pemerintah Arab Saudi. Alasannya, ia ingin mengekspresikan rasa turut bersimpati pada korban bencana letusan Gunung Merapi.

“Rasional saja, saat ini Merapi sudah menjadi bencana nasional, sudah seratusan ribu yang mengungsi,” kata Marzuki Alie, Senin (8/11).

Menurut dia, penanganan Merapi tidak mungkin ditangani aparat pemerintah sendiri. Sebab itu tetap dibutuhkan partisipasi langsung dari masyarakat. Maka itu, DPR akan membentuk posko peduli.

“Hari ini saya rapat mendadak, mengundang BURT (Badan Urusan Rumah Tangga) DPR RI, untuk membuat posko DPR peduli. Dananya sebagian dari anggota DPR, saya dan beberapa anggota sudah memberikan satu bulan gaji,” kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini.

Dia berharap langkahnya itu diikuti anggota Dewan lainnya. “Posko itu multiwarna tapi satu misi untuk rakyat. Mudah-mudahan nanti diikuti oleh semua anggota Dewan dan seluruh staf di Sekretariat Jenderal DPR,” ujarnya.

Belakangan ini, DPR gencar dikritik tak memiliki empati atas terjadinya berbagai bencana alam di Tanah Air. Di tengah ribuan orang menjadi korban dan mengungsi, sejumlah anggota DPR tetap melawat ke luar negeri meski telah dilarang oleh pemimpin partai masing-masing.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
dr. NORMA AESTHETIC CLINIC, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…