Senin, 8 November 2010 20:21 WIB Boyolali Share :

Kemendiknas akan rehabilitasi mental siswa korban Merapi

Boyolali (Espos)–Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) akan melakukan rehabilitasi mental bagi para siswa korban bencana letusan Gunung Merapi di Jateng dan DIY.

Langkah itu akan segera dilakukan agar psikologis siswa korban bencana bisa segera pulih dan mengikuti proses belajar mengajar dengan baik.

“Kami akan menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Selain itu, juga universitas yang memiliki fakultas kedokteran maupun psikologi untuk memberikan bimbingan kepada para siswa korban bencana Merapi agar bisa pulih dan mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti sebelum letusan Merapi,” ujar Mendiknas Muhammad Nuh kepada wartawan di sela-sela melakukan peninjauan pengungsi dan sekolah darurat di SMKN 1 Mojosongo, Boyolali, Senin (8/11).

Mendiknas menambahkan hingga saat ini terdapat sekitar 8.000 siswa di Jateng yang menjadi korban bencana erupsi Merapi. Mereka tersebar di Kabupaten Boyolali, Klaten dan Magelang.

fid

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…