Senin, 8 November 2010 08:50 WIB News Share :

Hujan abu Merapi kembali turun di Magelang

Jakarta–Hujan abu Gunung Merapi masih terasa di berbagi daerah di Jawa Tengah. Seperti di Magelang, setelah tidak diguyur hujan abu sejak kemarin siang, abu Merapi pagi mulai kembali memutihkan Magelang

“Kira-kira mulai turun sejak pukul 07.45 WIB,” kata warga Desa Sinda, Kecamatan Pancuran Mas, Magelang, Ibrahim Umar, kepada lewat fasilitas Info Anda, Senin (8/11).

Menurut Ibrahim, hujan abu kali ini lebih tebal dibanding kemarin pagi. Daun memutih, genteng rumah tertutup abu dan mata air dan sumur masih terus ditutup menggunakan seng.

“Pagi ini mau jemur pakaian, tapi diangkat lagi karena hujan abu. Untuk cuaca saat ini cerah. Malah tadi pagi puncak Merapi kelihatan,” tambah Ibrahim. Menurutnya, pakaian itu harus segera diangkat karena kalau dibiarkan akan bau belereang.

Hal serupa juga terlihat di kawasan Pantai Utara (Pantura) Batang. Di desa Bawang, Kecamatan Bawang, pagi ini daun-daun memutih dan aspal jalan sedikit bercak putih. Meski demikian, untuk pengendara sepeda motor dan kendaraan umum masih belum terganggu.

“Semalam hujan, jadi tidak terlihat. Tahunya pagi ini dan masih terus hujan abu. Tapi tipis dan tidak terlalu terasa,” ungkap seorang warga, Heri.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…